terkini


Menuju Provinsi Baru di Selat Malaka : LAMR Dumai Jadi Saksi Bisu Kebangkitan Riau Pesisir.

, Oktober 23, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T15:15:41Z

Keterangan Photo : Para tokoh pejuang menggelar rapat persiapan deklarasi yang dipimpin langsung Ketua Pejuang Datok Maulana di Sekretariat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, Jum'at (23/10/2026).


SUMUTBRANTAS.COM-DUMAI-
Perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Riau Pesisir terus menunjukkan progres signifikan. Para tokoh pejuang menggelar rapat persiapan deklarasi yang dipimpin langsung Ketua Pejuang Datok Maulana di Sekretariat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, Jum'at (23/10/2026).


Rapat tersebut membahas pemantapan rencana Deklarasi Provinsi Riau Pesisir yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 10 November 2026 mendatang di Kota Dumai.


Rapat ini menjadi langkah strategis untuk mengkonsolidasikan kekuatan arus bawah agar aspirasi pemekaran segera menjadi perhatian serius pemerintah pusat.


"Deklarasi ini kami laksanakan sebagai salah satu upaya percepatan arus bawah, agar segera menjadi agenda khusus pemerintah pusat untuk mengarahkan kacamata pusat ke wilayah pesisir Riau ini," ujar Humas Perjuangan DOB Riau Pesisir, Doni Situmeang dalam rapat tersebut.


Menurutnya, selama ini pembangunan di wilayah pesisir seperti Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir dan Siak dirasakan belum maksimal. Dengan adanya otonomi baru, diharapkan rentang kendali pemerintahan menjadi lebih pendek, pemerataan pembangunan lebih cepat, dan potensi besar sektor migas, kelapa sawit, perikanan serta kepelabuhanan dapat dikelola lebih optimal untuk kesejahteraan masyarakat pesisir.


Dalam rapat persiapan di LAMR Dumai itu, sejumlah agenda dibahas, mulai dari pembentukan panitia deklarasi, konsolidasi tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat di 5 kabupaten/kota pesisir, hingga penyusunan naskah deklarasi dan penyampaian undangan kepada pemerintah pusat, DPR RI, dan DPD RI.

Panitia juga sepakat akan mengundang LAMR lima kabupaten/kota, Gubernur Riau, serta seluruh Bupati dan Walikota di wilayah pesisir untuk hadir dalam deklarasi akbar tersebut.


Para pejuang menegaskan, gerakan ini murni aspirasi masyarakat bawah yang ingin kemajuan, bukan gerakan politik sesaat. Mereka berharap pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat melihat Riau Pesisir sebagai salah satu prioritas pemekaran demi keadilan pembangunan dan menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan Selat Malaka.


SUSUNAN PANITIA PEJUANG DOB RIAU PESISIR KOTA DUMAI :


Ketua : Dt. Maulana. 

Sekretaris : Abdul Rahim, SE. 

Bendahara : Darwis, S.Ag.


Bidang-Bidang :


1. Bid. Hukum & Advokasi: dr. Eko Saputra, SH.MH, Sihar P. Sihite, SH, dr. Benny Akbar, SH.MH, Hermanto A. Sitourus, SH, M. Ilham Ramadhan, SH. 


2. Bid. Deklarasi: Kamaruzzaman, Ismail Abdul Azis, Chandra Lingga, Syahruddin, Irfan Afawi, Datin Lenny, Julia Sinaga, S.Pd, Wan Ade Syahputra. 


3. Bid. Sosialisasi dan Konsolidasi: Fatahudin, SH, M. Ilham MC, Bayu Agusra, Johan S, Jefrizar, A.Md, Marwan, A.Md.


4. Bid. Humas dan Publikasi: Denew Indra, SE, B. Alwi Saputra, S.Ip, M.Pd, Rizki Kurniawan, ST.M.IP, Donny Situmeang, Irham Hadi, MBA, Nanang Geram, Zainal Arifin, M. Zulfan Arif, SH. 


5. Bid. Satgas dan Logistik: Edo Yulihendri. 


6. Bid. Kesekretariatan: Iwang Aridwan. 

(SA). 


Editor : Eka Ratna Dilla SH. 


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Menuju Provinsi Baru di Selat Malaka : LAMR Dumai Jadi Saksi Bisu Kebangkitan Riau Pesisir.

Terkini