terkini


Diduga Manajemen PTPN IV Merealisasikan Praktek "Divide et Impera" Terhadap Dua Organisasi Pensiunan Penerima BOP, Satu Tahun Cerita Uang Beras Pensiunan Tidak Kunjung Selesai.

, Mei 17, 2026 WIB Last Updated 2026-05-17T13:45:22Z

Keterangan Photo : Dokumentasi Redaksi Saat Pensiunan Aksi Damai Tuntut Uang Beras, di Halaman Kantor DASAH PTPN IV Regional 1, 28 Mei 2025 (sudah satu tahun yang lalu). 


SUMUTBRANTAS.COM-Divide et impera yang maknanya "Pecah Belah dan Kuasai" Mungkin Metode ini yang saat ini sedang dijalankan oleh Manajemen PTPN IV PalmCo, Holding, Danantara atau Agrinas atau apalagi lah istilahnya terhadap kebun yang notabenenya milik BUMN tersebut, mungkin sengaja diciptakan untuk membuat orang bawahan bingung. 


Rencana uang beras pensiunan di hapus oleh Manajemen PTPN IV bergulir sejak bulan Maret 2025, hingga kini sudah setahun lebih belum juga di bayarkan oleh Manajemen, ada 61 ribu pensiunan menunggu. 


Dua organisasi pensiunan yang diakui oleh Manajemen yaitu FKPPN dan P3RI, yang seharusnya benar-benar memperjuangkan hak para pensiunan, namun realisasinya sebagai Organisasi yang digadang-gadang sebagai penerima BOP, diduga justru tidak satu perjuangan atau tidak satu misi dalam memperjuangkan hak pensiunan hal uang beras. 


Bahkan diantara salah satu dari organisasi penerima BOP tersebut, hingga saat ini belum terdengar usaha dan gebrakannya untuk berjuang, yang dilakukan hanya rapat dan rapat dan rapat lagi, namun tidak tahu apa hasil rapatnya. 


Padahal, seandainya kedua organisasi penerima BOP itu mau bersatu dan sama bulatkan tekad memperjuangkan uang beras, saya yakin Manajemen akan bertekuk lutut dan segera membayar uang beras pensiunan. 


Sayangnya,  salah satu organisasi penerima BOP itu diduga justru mendukung dihapuskannya uang beras pensiunan, sehingga antara kedua organisasi penerima BOP tersebut diduga selalu berseberangan. 


Bahkan menurut informasi yang cukup di percaya, hingga saat ini FKPPN sudah 10 kali pertemuan dengan Manajemen untuk membahas hal uang beras, sementara P3RI sudah 17 kali pertemuan membahas hal yang sama, sehingga timbul pertanyaan netizen kenapa dengan Manajemen, kenapa bisa ada selisih 7 kali pertemuan, mungkinkah ini penyebabnya apa yang diusulkan dan di perjuangan oleh FKPPN selalu kandas karena ada dugaan tidak didukung oleh P3RI ??? 


Apakah praktek Divide et impera Terhadap Dua Organisasi Pensiunan Penerima BOP benar sedang dijalankan oleh Manajemen PTPN IV ???? 


Saat ini ada lebih kurang 61 ribu pensiunan yang sedang menunggu, realisasi kesepakatan 8 Mei di Aula Sawit PTPN IV Regional 1Jalan Sei Batang Hari Medan, yang hasil diskusi berdasarkan timeline yang dibahas bersama antara FKPPN dan P3RI bersama Direktur SDM Holding PTPN, Direktur SDM PTPN IV, Plh Region Head 1 PTPN IV serta Tim Jamdatun Kejaksaan Agung RI, yang diakhir timeline disebut tanggal pembayaran antara tanggal 25 s/d 30 Mei. 


Mari sama-sama kita lihat apa yang akan dilakukan FKPPN dan P3RI jika memang kedua organisasi tersebut loyal kepada pensiunan, akan kah kedua organisasi tersebut tetap beda kiblat dalam perjuangan ??? Sementara ada organisasi baru yang sudah siap ngambil momen kegagalan bayar di 30 Mei nanti. 


Semoga doa dan suara pensiunan sebanyak 61 ribu akan di jabah oleh Allah SWT, dan membukakan pintu hati para pemimpin di PTPN IV. 

By : Supri Agus.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Diduga Manajemen PTPN IV Merealisasikan Praktek "Divide et Impera" Terhadap Dua Organisasi Pensiunan Penerima BOP, Satu Tahun Cerita Uang Beras Pensiunan Tidak Kunjung Selesai.

Terkini